Hujan
Peluh kesah jiwaku meratap tiga puluh detik berderu
Kian lama dilema waktu bertambah sendu
Desiran sayup rintik bergetar dalam diriku
Suasana lembut menghantarku meluruh dalam fatamorgana masa Lampau
Jiwaku bersorak lantang sampai hulu
Biarlah awan buram berkeliaran semakin tak tau malu!
Memburaikan kristal melebihi dinginnya salju!
Tahu betul diriku teruntuk insan Yang belagu
Itu pertanda langit sedang pilu
mereka betul tidak paham jikalau Sang hujan membangun haru baru
Pada hati yang bersorai rindu